
Kalau kamu sedang mencari printer ink tank dengan anggaran di bawah Rp2 juta, nama Canon PIXMA G2770 hampir selalu muncul di daftar pencarian. Ini salah satu MegaTank printer paling murah yang dijual resmi di Indonesia, dan menurut kami ada satu hal yang membuatnya menarik — sekaligus satu hal yang bikin banyak orang menyesal setelah membeli.
Yang menarik: harganya. Yang bikin menyesal: G2770 tidak punya koneksi WiFi. Printer ini hanya bisa disambungkan lewat kabel USB aja pakai komputer atau smartphone/hp/tablet.
Di review ini kita akan bahas spesifikasinya, hitungan biaya cetak per lembar, siapa yang cocok membelinya, dan siapa yang justru lebih baik menambah anggaran sedikit untuk model lain. Harga dan spesifikasi mengacu pada halaman resmi Canon Indonesia dan harga pasar per Oktober 2026.
Sekilas Canon PIXMA G2770

G2770 adalah printer multifungsi (print, scan, copy) dengan sistem tinta isi ulang alias MegaTank. Ia memakai botol tinta GI-71 berkapasitas besar, punya panel LCD segmen, dan memakai tinta hitam pigmen yang tidak mudah luntur saat terkena air. Posisinya di jajaran Canon ada di bawah G3770 dan G4770 — model-model yang sudah dibekali WiFi.
| Fungsi | Print, Scan, Copy (flatbed) |
|---|---|
| Teknologi | Inkjet tinta isi ulang (MegaTank), 4 warna |
| Jenis tinta | GI-71: pigmen hitam (PGBK) + dye untuk Cyan/Magenta/Yellow |
| Resolusi cetak | Hingga 4800 x 1200 dpi, total 1.792 nozzle |
| Kecepatan cetak (ISO/IEC 24734) | Hingga 11 ipm hitam, 6 ipm warna |
| Cetak halaman pertama | 9 detik hitam / 14 detik warna |
| Cetak foto 4 x 6 inci | Sekitar 45 detik (borderless) |
| Hasil halaman tinta | Hingga 6.000 halaman hitam dan 7.700 halaman warna per botol GI-71 |
| Konektivitas | USB 2.0 saja — tanpa WiFi, tanpa Ethernet |
| Panel | LCD segmen 1,2 inci (monokrom) dengan instruksi terpandu |
| Pemindai | Flatbed CIS, resolusi optik 600 x 1200 dpi |
| Kapasitas kertas | Hingga 100 lembar A4 (tray belakang) |
| Perawatan | Maintenance cartridge MC-G04, bisa diganti sendiri |
| Sistem operasi | Windows 11/10/8.1/7 SP1, macOS 10.14.6 atau lebih baru, Chrome OS |
Perhatikan baris Konektivitas. Itu bukan salah tulis. G2770 memang printer USB — sama seperti pendahulunya G2730.
Kelebihan Canon PIXMA G2770
1. Titik masuk termurah ke sistem tinta MegaTank
Per Oktober 2026, harga pasar G2770 berada di kisaran Rp1,1 juta sampai Rp2,1 juta — mayoritas penjual di Rp1,5–1,7 juta. Bandingkan dengan G4770 yang sekitar Rp3,8 juta, Brother DCP-T730DW sekitar Rp4 juta, dan Epson EcoTank L6370 di Rp5,6–7,3 juta.
Artinya untuk sekitar sepertiga harga printer kantor kelas menengah, kamu sudah mendapat printer dengan tinta botol. Kalau kebutuhanmu adalah dokumen harian dalam jumlah sedang dan kamu hanya memakai satu komputer, ini titik masuk yang rasional.
2. Biaya cetak tetap termasuk murah
Botol GI-71 diklaim sanggup mencetak hingga 6.000 halaman hitam dan 7.700 halaman warna. Dengan harga pasar botol GI-71 di kisaran Rp120.000–150.000 per botol, hitungan kasarnya:
- Hitam putih: sekitar Rp22–25 per lembar.
- Warna: sekitar Rp47 per lembar warna (tiga botol warna dibagi 7.700 halaman).
Angka ini estimasi, bukan janji — biaya nyata tergantung seberapa penuh halaman yang kamu cetak. Tapi sebagai gambaran, satu rim (500 lembar) dokumen hitam putih hanya memakan biaya tinta sekitar Rp11.000. Cara menekan biaya ini lebih jauh ada di artikel cara menghemat tinta printer.
3. Pengisian tinta yang hampir mustahil salah warna
Setiap kepala botol GI-71 dirancang hanya bisa masuk ke wadah dengan warna yang sesuai. Ini menyelesaikan masalah klasik printer infus: tinta warna tertukar karena wadahnya mirip. Panduan umum pengisian tinta Canon bisa kamu baca di cara mengisi tinta printer Canon yang benar.
4. Maintenance cartridge bisa diganti sendiri
Seperti L6370 dari Epson, G2770 memakai maintenance cartridge MC-G04 yang bisa kamu lepas dan ganti sendiri. Ini penting karena masalah bantalan tinta penuh adalah penyebab paling umum printer ink tank harus masuk servis. Pada printer seri G lama, masalah ini muncul sebagai error 5B00 dan harus direset — lihat cara reset Canon G1000 error 5B00 dan download resetter Canon seri G.
5. LCD 1,2 inci dengan instruksi terpandu
Ini pembeda G2770 dari G1730/G2730 yang tidak punya layar. Dengan LCD segmen, pengaturan ukuran kertas, jumlah salinan, dan pesan error bisa dibaca langsung di printer tanpa harus membuka aplikasi di komputer. Untuk pengguna yang tidak terlalu teknis — misalnya di toko atau kantor kecil — ini cukup membantu.
Kekurangan Canon PIXMA G2770
1. Tidak ada WiFi — ini poin terpenting
Kalau kamu berencana mencetak dari HP, tablet, atau laptop tanpa kabel, G2770 bukan pilihan yang tepat. Tidak ada WiFi dan tidak ada Ethernet. Satu-satunya cara adalah kabel USB ke satu komputer.
Solusinya sebenarnya ada: sambungkan printer ke satu komputer lalu bagikan lewat jaringan memakai fitur sharing Windows. Caranya bisa kamu pelajari di cara sharing printer dan mengenal print server. Tapi jujur saja, ini tambahan kerumitan yang tidak perlu kalau kamu sanggup menambah anggaran ke G3770 atau G4770 yang sudah WiFi sejak awal.
2. Kecepatan cetak paling lambat di kelasnya
11 ipm hitam dan 6 ipm warna itu kelas rumahan. Sebagai perbandingan, Brother DCP-T730DW menyentuh 16 ipm dan Epson L6370 18 ipm. Mencetak 100 halaman hitam di G2770 butuh waktu jauh lebih lama, dan saat mencetak warna, printer akan berhenti sesekali untuk memberi tinta waktu meresap.
3. Tanpa ADF dan tanpa cetak dua sisi otomatis
G2770 tidak punya Automatic Document Feeder, jadi memindai tumpukan dokumen berarti kamu membalik lembar demi lembar secara manual. Cetak dua sisi juga manual: kamu harus mengeluarkan kertas, membaliknya, lalu memasukkan ulang.
4. Tray kertas hanya 100 lembar
Untuk pemakaian rumahan ini cukup. Untuk kantor kecil yang mencetak ratusan lembar sehari, kamu akan sering mengisi ulang kertas.
5. Resolusi pemindai 600 x 1200 dpi
Untuk memindai dokumen, struk, dan KTP, ini memadai. Untuk arsip foto atau dokumen yang perlu diperbesar, hasilnya terbatas.
6. Hati-hati membedakan GI-71 dan GI-71S
Canon menjual dua varian botol: GI-71 berkapasitas penuh dan GI-71S yang lebih kecil dengan hasil halaman lebih rendah (sekitar 3.100–4.400 halaman). Harganya memang lebih murah, tapi biaya per lembarnya justru bisa lebih mahal. Sebelum membeli tinta, pastikan kode di botolnya GI-71, bukan GI-71S — apalagi untuk pemakaian volume tinggi.
Canon G2770 Cocok untuk Siapa?
Cocok untuk:
- Pengguna rumahan atau kantor sangat kecil yang mencetak di bawah 300 lembar per bulan.
- Yang mencetak dari satu komputer saja dan tidak butuh cetak dari HP.
- Anggaran ketat di bawah Rp2 juta tapi tetap ingin tinta botol yang murah.
- Usaha kecil yang butuh print, scan, copy dasar: warung, kios, kantor RT/RW, bimbingan belajar.
Kurang cocok untuk:
- Yang ingin mencetak dari HP atau beberapa perangkat sekaligus → pilih G3770 atau G4770.
- Volume cetak ratusan lembar per hari → butuh ADF, dupleks, dan tray besar seperti Brother DCP-T730DW atau Epson L6370.
- Cetak foto sebagai pekerjaan utama → tinta dye-nya tidak sekuat tinta foto khusus, dan hasil cetak akan cepat pudar tanpa kertas foto yang tepat.
Estimasi Skor
| Aspek | Nilai |
|---|---|
| Harga beli | 9/10 |
| Biaya cetak per lembar | 8/10 |
| Kecepatan cetak | 5/10 |
| Konektivitas | 4/10 |
| Fitur kantor (ADF/dupleks) | 3/10 |
| Kemudahan perawatan | 8/10 |
Catatan jujur: skor ini penilaian redaksi berdasarkan spesifikasi resmi Canon, harga pasar, dan pola keluhan pengguna printer ink tank — bukan hasil uji laboratorium kami. Kami belum melakukan pengujian cetak langsung pada unit G2770.
FAQ Canon PIXMA G2770
Berapa harga Canon PIXMA G2770 di Indonesia?
Per Oktober 2026 sekitar Rp1,1 juta sampai Rp2,1 juta tergantung penjual, dengan mayoritas listing di Rp1,5–1,7 juta. Harga printer ink tank sering berubah mengikuti promo, jadi bandingkan beberapa toko sebelum membeli.
Apakah Canon G2770 bisa print dari HP?
Tidak secara langsung, karena tidak ada WiFi. Kamu bisa mencetak dari HP hanya jika printer sudah dibagikan lewat komputer yang tersambung, atau memakai adaptor print server. Kalau mencetak dari HP adalah kebutuhan utama, lebih baik pilih G3770 atau G4770.
Apa beda G2770 dengan G3730 dan G4770?
Perbedaan utamanya ada di konektivitas dan fitur kantor. G2770 hanya USB. G3730 dan G4770 sudah punya WiFi, dan G4770 menambahkan faks serta kapasitas tinta lebih besar. Semakin tinggi serinya, semakin mahal, tapi fitur kantornya makin lengkap.
Apakah G2770 bisa mencetak foto?
Bisa, termasuk foto 4 x 6 inci tanpa batas tepi dalam waktu sekitar 45 detik. Hasilnya bagus untuk cetak sesekali. Untuk cetak foto serius, printer dengan tinta foto tambahan seperti seri Epson L805/L8050 jauh lebih tepat, seperti yang dibahas di panduan cetak foto Epson L805/L800.
Bagaimana kalau hasil cetaknya bergaris atau warnanya tidak keluar?
Hampir selalu masalah print head, bukan kerusakan permanen. Lakukan head cleaning 1–2 kali, lalu cetak halaman tes warna. Panduannya ada di cara test warna printer dan solusi hasil print bergaris pada Canon.
Apakah G2770 perlu direset?
Karena sudah memakai maintenance cartridge yang bisa diganti sendiri, G2770 tidak butuh resetter untuk masalah bantalan tinta penuh seperti seri G lama. Untuk printer Canon seri G generasi awal yang memunculkan error 5B00, langkah ressnya bisa dilihat di panduan reset error 5B00.
Kesimpulan
Canon PIXMA G2770 adalah jawaban untuk pertanyaan: “printer tinta botol termurah dengan layar, apa?” Jawabannya ya, dan pada harga Rp1,5–1,7 juta kamu memang mendapat biaya cetak murah dengan sistem tinta yang rapi.
Tapi keputusan membelinya harus diambil dengan satu syarat sadar: kamu tidak akan bisa mencetak lewat WiFi. Selama itu cocok dengan caramu bekerja, G2770 layak dipertimbangkan. Kalau kamu butuh cetak dari HP, boros waktu kalau membalik kertas manual, atau sering memindai banyak dokumen, selisih harganya ke G4770 atau Brother DCP-T730DW sepadan.



