Review Epson EcoTank L1310 dan L1350: Printer Baru 2026 yang Hanya Bisa Cetak

Epson L1350

Epson EcoTank L1310 dan Epson EcoTank L1350 adalah printer ink tank baru yang ditujukan untuk kebutuhan cetak dokumen dan gambar sehari-hari. Keduanya merupakan printer dengan fungsi utama yang tersedia adalah mencetak, bukan memindai atau menyalin dokumen.

Epson Indonesia meluncurkan L1310 dan L1350 pada 24 Agustus 2026 di Jakarta. Berdasarkan siaran pers Epson Indonesia dan pernyataan Syahrizal Aprianto, Head of Product Marketing Printer Epson Indonesia, kedua model tersebut mulai tersedia di Indonesia pada September 2026. Dengan kapasitas tinta botol, bodi yang lebih ringkas, dan dukungan cetak tanpa batas tepi hingga ukuran 4R, keduanya menyasar pengguna rumahan, pelajar, pekerja dari rumah, serta kantor kecil.

Peringatan Penting Sebelum Membeli

Review Epson EcoTank L1310

Epson L1310 dan L1350 bukan printer multifungsi. Keduanya tidak memiliki fungsi scan dan tidak memiliki fungsi copy. Banyak pembeli salah memilih printer karena mengira semua printer EcoTank bisa memindai atau menggandakan dokumen, padahal L1310 dan L1350 hanya dapat digunakan untuk mencetak.

Jika kamu memerlukan scan atau copy, kedua model ini bukan pilihan yang tepat. Namun, apabila kebutuhanmu hanya mencetak dokumen hitam putih, dokumen warna, atau foto tanpa tepi hingga ukuran 4R, karakter print-only tersebut justru membuat pemilihan perangkat menjadi lebih sederhana.

Tabel Spesifikasi Epson L1310 dan L1350

AspekEpson L1310Epson L1350
Jenis printerPrint-only, hanya cetakPrint-only, hanya cetak
Fungsi scan dan copyTidak tersediaTidak tersedia
Kecepatan cetak ISO/IEC 24734Hingga 11,0 ipm hitam dan 6,0 ipm warnaHingga 11,0 ipm hitam dan 6,0 ipm warna
TintaBotol Epson 003, kapasitas 65 mlBotol Epson 003, kapasitas 65 ml
Hasil tintaHingga 4.700 halaman hitam dan 7.500 halaman warna kompositHingga 4.700 halaman hitam dan 7.500 halaman warna komposit
Ukuran dan beratSekitar 361 x 317 x 152 mm; 3,1 kgSekitar 361 x 317 x 152 mm; 3,1 kg
Desain20% lebih ringkas dibanding model sebelumnya20% lebih ringkas dibanding model sebelumnya
KoneksiUSB 2.0USB 2.0, Ethernet, Wi-Fi, dan Wi-Fi Direct hingga 8 perangkat
Dukungan perangkat dan aplikasiTidak disebutkan dukungan jaringan atau aplikasi tersebutEpson Smart Panel, Email Print, Remote Print Driver, Apple AirPrint, Mopria, dan Chrome OS
Kapasitas input kertas100 lembar A4 80 gsm100 lembar A4 80 gsm
Kapasitas output30 lembar30 lembar
Sistem pengumpanan kertasFriction feedFriction feed
Cetak tanpa batas tepiHingga ukuran 4R atau 10 x 15 cmHingga ukuran 4R atau 10 x 15 cm
TeknologiHeat-Free dan Semi-Automatic Print AdjustmentHeat-Free dan Semi-Automatic Print Adjustment
Konsumsi daya operasionalSekitar 12 WSekitar 12 W
Maintenance boxDapat diganti sendiri oleh penggunaDapat diganti sendiri oleh pengguna
Cakupan garansi daya tahanHingga 50.000 halaman; print head termasuk dalam garansiHingga 50.000 halaman; print head termasuk dalam garansi

Beda Utama L1310 dan L1350

Review Epson EcoTank L1350

Perbedaan inti Epson L1310 dan L1350 terletak pada konektivitas. L1310 hanya menyediakan antarmuka USB 2.0, sehingga pengguna mencetak melalui komputer atau perangkat yang terhubung dengan kabel USB.

Epson L1350 menambahkan USB 2.0, Ethernet, Wi-Fi, dan Wi-Fi Direct hingga 8 perangkat. L1350 juga mendukung Epson Smart Panel, Email Print, Remote Print Driver, Apple AirPrint, Mopria, dan Chrome OS. Jadi, L1350 lebih fleksibel untuk rumah atau kantor kecil yang mencetak dari beberapa perangkat.

Di luar konektivitas dan dukungan aplikasinya, informasi yang tersedia menunjukkan kemampuan utama keduanya sama. Kecepatan cetak, tinta, ukuran, kapasitas kertas, fitur penyesuaian, dan klaim daya tahan berada pada keterangan yang sama. Untuk memahami posisi model sebelumnya, kamu juga bisa membaca review Epson L1256 sebagai bahan perbandingan lini printer ink tank Epson.

Kelebihan Epson EcoTank L1310 dan L1350

1. Estimasi biaya cetak per lembar tergolong rendah

Dengan tinta Epson 003, klaim hasilnya mencapai hingga 4.700 halaman hitam dan 7.500 halaman warna secara komposit. Berdasarkan estimasi biaya tinta yang tersedia, satu botol hitam dengan kisaran harga Rp97.000-Rp105.000 untuk 4.700 halaman menghasilkan biaya sekitar Rp21-Rp22 per lembar hitam putih.

Tiga botol warna dengan kisaran Rp360.000-Rp450.000 untuk 7.500 halaman menghasilkan estimasi sekitar Rp48-Rp60 per lembar warna. Angka ini tentu bukan biaya tetap untuk setiap dokumen, karena penggunaan tinta dipengaruhi cakupan tinta di halaman. Sebelum membeli tinta, pahami juga perbedaan tinta Epson 664, 673, dan 003.

2. Desain 20% lebih ringkas dan berat 3,1 kg

Epson menyebut desain L1310 dan L1350 20% lebih ringkas dibandingkan model sebelumnya. Bobot keduanya 3,1 kg dengan dimensi sekitar 361 x 317 x 152 mm. Ukuran ini membantu pengguna yang memiliki meja kerja terbatas atau perlu memindahkan printer tanpa membawa perangkat yang terlalu berat.

Keunggulan ukuran ringkas tetap perlu dilihat bersama kebutuhan kertas dan ruang untuk kabel. L1350, misalnya, memerlukan perhatian tambahan pada penempatan koneksi jaringan sesuai cara penggunaannya.

3. Maintenance box dapat diganti sendiri

Maintenance box pada kedua printer dapat diganti sendiri oleh pengguna. Fitur ini membantu mengurangi ketergantungan pada proses penggantian komponen melalui layanan teknisi ketika maintenance box sudah perlu diganti.

Walaupun demikian, penggantian tetap perlu dilakukan dengan benar dan sesuai komponen yang digunakan. Perawatan rutin seperti memeriksa hasil cetak dan menjaga penggunaan tinta juga penting. Panduan cara menghemat tinta printer dapat membantu kamu mengurangi pemborosan dalam pemakaian harian.

4. Klaim hingga 50.000 halaman dan print head bergaransi

Epson mencantumkan klaim daya tahan hingga 50.000 halaman yang tercakup garansi. Print head juga termasuk dalam garansi. Informasi ini menjadi pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan printer untuk volume cetak rutin, meskipun jumlah halaman aktual tetap bergantung pada pola penggunaan dan ketentuan garansi.

Untuk menjaga pemantauan kualitas cetak, kamu dapat mengikuti panduan cara test warna printer. Pemeriksaan berkala dapat membantu mengenali perubahan hasil cetak lebih awal.

5. Teknologi Heat-Free dengan konsumsi operasional sekitar 12 W

L1310 dan L1350 menggunakan teknologi Heat-Free dengan konsumsi daya operasional sekitar 12 W. Bagi pengguna yang sering mencetak dokumen, angka konsumsi operasional ini menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan bersama biaya tinta dan kebutuhan konektivitas.

Teknologi tersebut bukan berarti printer bebas dari seluruh kebutuhan perawatan. Jika hasil cetak mulai putus-putus, ikuti langkah penanganan pada artikel mengatasi hasil cetak printer putus-putus sebelum mengambil keputusan penggantian komponen.

Kekurangan atau Hal yang Perlu Dipertimbangkan

1. Hanya print-only

Keterbatasan paling penting adalah tidak adanya fungsi scan dan copy. Kamu perlu memilih model lain apabila pekerjaan sehari-hari mencakup digitalisasi dokumen atau penggandaan berkas.

2. Tray hanya menampung 100 lembar

Input kertas berkapasitas 100 lembar A4 80 gsm dan output menampung 30 lembar. Kapasitas ini cukup untuk kebutuhan rumahan atau kantor kecil, tetapi pengguna dengan pekerjaan cetak berulang perlu lebih sering mengisi kertas.

3. Kecepatan 11,0 ipm hitam dan 6,0 ipm warna masih kelas rumahan

Kecepatan hingga 11,0 ipm untuk hitam dan 6,0 ipm untuk warna berdasarkan ISO/IEC 24734 masih berada pada kelas rumahan. Printer ini lebih sesuai untuk kebutuhan cetak rutin dengan volume wajar, bukan sebagai pilihan utama untuk pekerjaan yang mengejar keluaran sangat cepat.

4. Harga resmi Indonesia belum diumumkan

Saat artikel ini ditulis, harga resmi Epson L1310 dan L1350 di Indonesia belum diumumkan. Sebagai acuan negara lain, L1350 tercatat S$209 di Singapura, sedangkan di Filipina tercantum P8.595 dan di India Rs14.999. L1310 tidak dijual di Singapura, sehingga angka-angka tersebut bukan harga Indonesia.

Untuk gambaran model sebelumnya, harga jalan Epson L1250 di marketplace Indonesia sekitar Rp2,7 juta dan Epson L1210 sekitar Rp3,3 juta, dengan harga yang bervariasi antarpenjual. Angka tersebut bukan harga L1310 atau L1350. Kamu dapat melihat pembahasan resetter Epson L1250 dan driver Epson L1210 sebagai referensi model sebelumnya, bukan sebagai patokan harga resmi produk baru.

5. Hasil tinta hitam lebih rendah dari seri L6000

Hasil tinta hitam Epson 003 tercantum hingga 4.700 halaman. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan seri L6000 yang menggunakan botol dengan hasil hingga 8.500 halaman. Sebagai pembanding biaya, Epson L6370 diperkirakan sekitar Rp16 per lembar hitam. Pembahasan lebih lanjut tersedia dalam review Epson L6370.

Hitungan Estimasi Biaya Cetak per Lembar

Berikut perhitungan estimasi berdasarkan harga tinta dan klaim hasil halaman yang tersedia. Botol Epson 003 hitam berada pada kisaran Rp97.000-Rp105.000 untuk hingga 4.700 halaman. Hasilnya sekitar Rp21-Rp22 per lembar hitam putih.

Untuk warna, tiga botol tinta berada pada kisaran Rp360.000-Rp450.000 untuk hingga 7.500 halaman warna komposit. Estimasinya sekitar Rp48-Rp60 per lembar warna. Dengan angka tersebut, mencetak 1.000 lembar dokumen hitam putih diperkirakan membutuhkan biaya tinta sekitar Rp21.000-Rp22.000.

Semua angka di bagian ini adalah estimasi, bukan biaya pasti. Biaya aktual tergantung cakupan tinta per halaman. Dokumen dengan teks tipis dan sedikit elemen grafis dapat menggunakan tinta lebih sedikit dibandingkan halaman dengan blok warna, gambar, atau area cetak yang padat.

Cocok untuk Siapa?

  • Pengguna rumahan yang hanya membutuhkan fungsi cetak.
  • Pelajar atau pekerja dari rumah yang mencetak dokumen hitam putih dan warna.
  • Kantor kecil yang membutuhkan printer ink tank dengan estimasi biaya tinta rendah.
  • Pengguna yang memiliki ruang terbatas dan menginginkan printer berbobot 3,1 kg.
  • Pengguna yang memilih L1350 karena membutuhkan Wi-Fi, Ethernet, Wi-Fi Direct, atau cetak dari perangkat mobile.
  • Pengguna L1310 yang lebih nyaman mencetak melalui koneksi USB 2.0.

Kurang Cocok untuk Siapa?

  • Pengguna yang membutuhkan scan dan copy dalam satu perangkat.
  • Pengguna yang memerlukan kapasitas input kertas lebih besar dari 100 lembar.
  • Bisnis dengan kebutuhan cetak sangat cepat dan volume tinggi.
  • Pengguna yang ingin mengetahui harga resmi Indonesia sebelum menentukan anggaran.
  • Pengguna yang memprioritaskan hasil tinta hitam setara seri L6000 hingga 8.500 halaman.

Estimasi Skor Redaksi

AspekNilaiCatatan
Efisiensi biaya tinta9/10Estimasi biaya tinta per lembar rendah, tetapi bergantung pada cakupan halaman.
Ukuran dan portabilitas8/10Desain 20% lebih ringkas dan bobot 3,1 kg.
Konektivitas L13106/10Hanya menyediakan USB 2.0.
Konektivitas L13509/10Mendukung Ethernet, Wi-Fi, Wi-Fi Direct, dan berbagai layanan cetak.
Kemudahan perawatan8/10Maintenance box dapat diganti sendiri dan tersedia bantuan penyesuaian cetak.
Kelengkapan fungsi5/10Hanya mencetak, tanpa scan dan copy.

Kalau suatu saat hasil cetak mulai bergaris atau warnanya tidak keluar merata, itu masalah print head dan bukan kerusakan permanen. Langkah pembersihannya ada di panduan cara cleaning printer Epson di Windows.

Untuk instalasi di komputer baru, kamu tidak perlu mencari file satu per satu: kumpulan link driver Epson semua seri sudah kami rapikan berdasarkan model.

FAQ Epson EcoTank L1310 dan L1350

Apakah Epson L1310 dan L1350 bisa scan atau copy?

Tidak. Epson L1310 dan L1350 adalah printer print-only, sehingga keduanya hanya memiliki fungsi cetak. Scan dan copy tidak tersedia pada kedua model tersebut.

Apa perbedaan paling penting antara L1310 dan L1350?

Perbedaan utamanya adalah konektivitas. L1310 hanya menggunakan USB 2.0, sedangkan L1350 menambahkan Ethernet, Wi-Fi, Wi-Fi Direct hingga 8 perangkat, serta dukungan Epson Smart Panel dan layanan cetak lainnya.

Berapa estimasi biaya tinta hitam Epson 003?

Dengan kisaran harga Rp97.000-Rp105.000 untuk hingga 4.700 halaman, estimasinya sekitar Rp21-Rp22 per lembar hitam putih. Biaya aktual dapat berubah sesuai cakupan tinta pada setiap halaman.

Apakah maintenance box bisa diganti sendiri?

Bisa. Maintenance box pada Epson L1310 dan L1350 dapat diganti sendiri oleh pengguna. Penggantian tetap perlu dilakukan secara tepat agar printer dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan.

Kapan L1310 dan L1350 tersedia di Indonesia?

Keduanya diluncurkan di Jakarta pada 24 Agustus 2026 dan mulai tersedia di Indonesia pada September 2026. Harga resmi Indonesia belum diumumkan.

Kesimpulan

Epson EcoTank L1310 dan L1350 menawarkan pilihan printer ink tank yang ringkas dengan biaya tinta per lembar yang diperkirakan rendah. Keduanya memiliki kecepatan hingga 11,0 ipm hitam dan 6,0 ipm warna, dukungan tinta Epson 003, cetak tanpa batas tepi hingga 4R, maintenance box yang dapat diganti sendiri, serta klaim garansi hingga 50.000 halaman dengan print head termasuk dalam garansi.

L1310 cocok untuk kamu yang cukup menggunakan koneksi USB 2.0. L1350 lebih menarik jika kamu memerlukan Wi-Fi, Ethernet, Wi-Fi Direct, Epson Smart Panel, dan dukungan cetak dari berbagai perangkat. Namun, jangan lupa bahwa keduanya hanya printer print-only tanpa scan dan copy, kapasitas inputnya 100 lembar, dan kecepatan cetaknya masih berada pada kelas rumahan.

Catatan jujur: penilaian redaksi ini berdasarkan spesifikasi resmi dan harga pasar yang tersedia, bukan hasil pengujian laboratorium. Harga resmi Epson L1310 dan L1350 di Indonesia juga belum diumumkan, sehingga keputusan pembelian sebaiknya menunggu informasi harga dan ketersediaan resmi di Indonesia.